![]() |
Narasumber beserta para peserta seminar Rumah Belajar Aceh 2019 |
Dalam rangka kegiatan Kuis
Kihajar Tahun 2019 tingkat Provinsi Aceh yang dihadiri secara langsung oleh
Dinas Pendidikan Aceh yang diwakili oleh KTU Tekkomdik, Zulkifli dan Pengembang
Teknologi Pembelajaran Ahli Utama di Pusat Teknologi dan Komunikasi Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Sediono Abdullah didampingi Duta Rumah Belajar
Provinsi Aceh di Aula Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Banda Aceh pada Selasa 24
September 2019, dilanjutkan dengan Seminar Rumah Belajar yang bertempat di
tempat yang sama.
”Terima kasih atas kepercayaan Pustekom Kemdikbud (Pusat Teknologi dan Komunikasi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan) yang telah menunjuk Kota Banda Aceh sebagai Locus (lokasi) penyelenggaraan Kuis Kihajar Tahun 2019 tingkat Provinsi Aceh sekaligus tempat pelaksanaan Seminar Rumah Belajar. Semoga kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini membawa manfaat serta mencapai tujuan yang diharapkan oleh semua pihak. Dan pada kesempatan ini pula kami menghaturkan permohonan maaf apabila dalam penyediaan tempat maupun pelayanan yang kami berikan kurang berkenan. ” tutur Zulkifli dalam sambutannya.
”Terima kasih atas kepercayaan Pustekom Kemdikbud (Pusat Teknologi dan Komunikasi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan) yang telah menunjuk Kota Banda Aceh sebagai Locus (lokasi) penyelenggaraan Kuis Kihajar Tahun 2019 tingkat Provinsi Aceh sekaligus tempat pelaksanaan Seminar Rumah Belajar. Semoga kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini membawa manfaat serta mencapai tujuan yang diharapkan oleh semua pihak. Dan pada kesempatan ini pula kami menghaturkan permohonan maaf apabila dalam penyediaan tempat maupun pelayanan yang kami berikan kurang berkenan. ” tutur Zulkifli dalam sambutannya.
Zulkifli juga berharap, Aceh
tidak hanya menjadi user dalam portal rumah belajar. Tapi harus lebih yaitu
menjadi kontributor dalam memperkaya konten-konten rumah belajar.
Sementara itu, Pengembang
Teknologi Pembelajaran Ahli Utama di Pusat Teknologi dan Komunikasi Kementrian
Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Sediono dalam sambutannya mengajak seluruh
stakeholder pendidikan mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan
peserta didik untuk turut serta mendayagunakan Rumah Belajar.
”Kami berharap bapak ibu guru
yang mengikuti kegiatan ini mengimbaskan pada rekan sejawat, sehingga informasi
maupun pengetahuan yang didapat tidak hanya berhenti disini saja namun
senantiasa berkesinambungan. Kami juga berharap stakeholder pendidikan utamanya
bapak ibu guru sekalian tidak hanya mendayagunakan Rumah Belajar semata, namun
juga memberikan kontribusi dalam bentuk penyampaian ide, saran, kritikan,
maupun penambahan materi konten Rumah Belajar ” pungkas Sumarno.
Dalam kesempatan yang sama Duta
Rumah Belajar Provinsi Aceh, Qusthalani dalam orasinya berharap fitur-fitur
dalam rumah belajar dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran.
“Sekarang tidak ada lagi alasan
untuk tidak memanfaatkan IT dalam pembelajaran. Pemerintah dengan berbagai
upaya mendukung perkembangan TIK dalam pendidikan. Mulai dari memberikan
aplikasi elearning secara gratis dan juga bantuan fasilitas dalam bentuk
Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Afirmasi dan Kinerja.” harapnya.
Seminar Rumah Belajar Pustekom
Kemdikbud kali ini mengambil tajuk Inovasi Teknologi Pembelajaran dalam
Revolusi Industri 4.0 inipun tidak hanya diikuti oleh pendidik Kota Banda Aceh
semata namun diikuti pula oleh pendidik perwakilan dari Kota maupun Kabupaten
se Provinsi Aceh.[qu]
Sumber : https://www.jurnalpase.com/ratusan-guru-aceh-hadiri-seminar-rumah-belajar/
0 komentar:
Posting Komentar